Cara Menginstal Arduino IDE di Linux

Arduino memberi siswa, penggemar, dan organisasi platform yang kuat untuk mengembangkan proyek elektronik dan membuat prototipe dengan biaya yang sangat rendah.

Linux adalah OS yang bagus untuk mengembangkan proyek Arduino Anda, tetapi pertama-tama, Anda harus menginstal Arduino IDE di sistem Anda. Arduino IDE akan membantu Anda menulis kode, menjalankannya, dan akhirnya, mengunggahnya ke papan Arduino Anda.


Mengapa Menggunakan Arduino?

Arduino adalah platform yang sempurna untuk memulai dengan robotika dan elektronik. Ini banyak digunakan di sekolah dan organisasi lain karena sangat mudah diakses dan terjangkau. Anda dapat menggunakannya untuk membuat berbagai proyek mulai dari skala kecil hingga yang kompleks.

Arduino bersifat lintas platform dan karenanya mudah digunakan tidak peduli platform apa yang Anda gunakan. Ini didukung di Unix, macOS, Linux, dan Home windows, sedangkan sebagian besar pesaing mikrokontroler hanya didukung di Home windows.

Keuntungan besar lainnya adalah Arduino bersifat open supply. Kebanyakan orang mengasosiasikan open supply dengan perangkat lunak saja, tetapi Arduino terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak open-source. Hal ini memungkinkan kontribusi dari khalayak luas untuk membuat platform menjadi lebih baik.

Langkah 1: Mengunduh Arsip Arduino IDE di Linux

Anda bisa mendapatkan Arduino IDE terbaru dari situs internet Arduino. Arduino IDE tersedia di semua OS dan arsitektur utama termasuk arsitektur ARM dan 32-bit.

See also  Cara Mengunduh Video YouTube di Linux Menggunakan yt-dlp

Unduh: Arduino IDE

IDE datang dalam bentuk arsip tar. File tar adalah file arsip terkompresi yang banyak digunakan untuk mendistribusikan perangkat lunak di Linux. Mereka biasanya memiliki ekstensi file berikut: TAR.XZ dan TAR.GZ.

Gunakan utilitas tar GNU untuk mengekstrak file arsip yang diunduh di Linux. Untuk melakukannya, buka direktori Unduhan atau di mana pun Anda telah mengunduh IDE Anda menggunakan perintah cd:

cd ~/Downloads

Kemudian, ekstrak file yang diarsipkan menggunakan tar. Ingatlah untuk mengganti nama file dengan yang benar pada perintah di bawah ini:

tar xvf arduino-*.tar.xz

File diekstrak ke folder arduino-1.8.19. Nomor versi akan berbeda tergantung pada versi IDE yang Anda unduh.

Langkah 2: Menginstal Arduino IDE di Linux

Untuk memulai instalasi, masuk ke folder yang diekstrak, yang akan memiliki nama yang mirip dengan arduino-xxxdengan xxx menjadi nomor versi. Dalam hal ini, nama folder yang diekstrak adalah arduino-1.8.19.

cd arduino-1.8.19

Jalankan set up.sh skrip instalasi menggunakan perintah berikut:

sudo ./set up.sh

Script akan menginstal IDE untuk Anda dan akan memberi tahu Anda jika sudah selesai.

Langkah 3: Mengonfigurasi IDE dan Perangkat Anda

Setelah instalasi selesai, Anda dapat menghubungkan perangkat Arduino Anda ke port USB di PC Anda.

tekan Tremendous kunci dan cari “arduino” untuk meluncurkan Arduino IDE dari GUI. Atau, cukup jalankan perintah arduino di terminal Anda.

Pertama kali Anda meluncurkan IDE, Anda akan mendapatkan dialog pemeriksa izin yang mirip dengan yang di bawah ini. Klik pada Menambahkan tombol untuk melanjutkan. Ini akan menambahkan pengguna Anda ke grup dialout, yang memungkinkan Anda mengunggah kode eksekusi ke perangkat Arduino Anda.

See also  Cara Beralih Dari Debian Secure ke Debian Testing


Atau, Anda dapat secara guide menambahkan pengguna Anda ke grup dialout, menggunakan perintah:

sudo usermod -aG dialout $USER

Keluar dari terminal dan PC lalu masuk kembali agar perubahan diterapkan. Hanya pengguna root dan anggota grup dialout yang dapat mengunggah kode ke perangkat Arduino yang terhubung ke PC Anda.

Di IDE Arduino Anda, buka Peralatan > Pelabuhandan Anda akan menemukan perangkat Arduino Anda terdaftar di bawah Port serial label seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Jika masih tidak terdaftar, coba pasang kembali perangkat Arduino Anda.

Menjalankan Program Pertama Anda Menggunakan Arduino IDE

Arduino IDE hadir dengan beberapa contoh dasar yang berisi kode siap pakai. Klik File > Contoh > 01. Dasar-dasar > Berkedip. Ini akan membuka proyek kode kedipan lampu dasar, yang pada dasarnya menyalakan lampu pada Arduino Anda selama satu detik kemudian mati dan hidup lagi tanpa batas.

Sebagai praktik yang baik, Anda harus memverifikasi atau mengkompilasi kode Anda sebelum mengunggahnya ke perangkat Anda. Dengan cara ini Anda akan menangkap kesalahan dalam IDE. Klik Sketsa di menu lalu pilih Verifikasi/Kompilasiatau cukup tekan Ctrl + R. Jika kode Anda berhasil dikompilasi, Anda siap untuk mengunggah kode Anda ke perangkat Arduino.

Klik pada Sketsa opsi menu lagi dan pilih Mengunggah. Anda juga dapat menggunakan pintasan keyboard Ctrl + U.

Lampu TX dan RX pada Mikrokontroler Arduino Anda akan berkedip saat IDE mengunggah kode. Kemudian, lampu utama pada Arduino akan mulai berkedip sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Arduino IDE di Linux Sangat Bagus untuk Pemula

Dengan Arduino IDE terinstal, Anda semua siap untuk membangun proyek robotik dan otomatisasi yang mengagumkan. Arduino adalah platform yang kuat dengan komunitas pengguna yang besar dan relatif murah untuk memulai.

See also  6 Lingkungan Desktop yang Dapat Anda Instal di Raspberry Pi OS

Untuk memaksimalkan Arduino Anda, mulailah dengan proyek-proyek kecil yang tidak memerlukan begitu banyak peralatan dan beralihlah ke proyek-proyek kompleks seiring waktu.